Film  

Tantangan yang dialami pemain & sutradara di “Noktah Merah Perkawinan”

Jakarta (ANTARA) – Sutradara Sabrina Rochelle Kalangie mengungkapkan dia menggarap adegan tamparan yang ikonik di film “Noktah Merah Perkawinan” berulang kali.

“Untuk yang adegan tampar itu kan kita nggak pakai dua kamera ya. Hanya pakai satu kamera. Jadi mau nggak mau pasti akan ada pengulangan,” ungkap Sabrina saat jumpa pers di Epicetrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis malam (8/9).

Baca juga: Marsha Timothy & Oka Antara petik banyak pelajaran di film terbarunya

“Tapi untuk take-nya nggak banyak. Kita paling dua tiga take ya per orang. Untung juga karakter itu sudah sangat melekat. Jadi pas take-nya berulang kali pun, kita kasih waktu mereka untuk meredakan merah-merahnya dulu,” tambahnya.

Di sisi lain, Oka Antara yang juga berperan dalam “Noktah Merah Perkawinan” juga mengaku kesulitan dalam mendalami karakter yang dia mainkan. Menurutnya, mendalami sosok suami yang sedang berada di usia pernikahan 10 tahun tidaklah mudah.

“Kalau dari aku sih sebenarnya cukup sulit ya. Karena biasanya kalau aku main film drama atau film yang lain itu pas punya istri atau punya pacar pasti adegannya baru dimulai saat pacaran, saat menikah. Tapi ini sudah mencapai 10 sampai 11 tahun menikah,” jelas Oka.

“Di angka itulah yang terumit dan paling sering mengabaikan masalah. Tidak seperti dulu lagi. Nah untuk nyari gimana rasanya ada di masa itu aku susah sih. Jadi pendalaman karakternya nggak gampang. Tapi syukurnya kita banyak dibantu sama sutradara,” lanjutnya.

Baca juga: Sutradara akui bersyukur dengan hasil film “Noktah Merah Perkawinan”

Sabrina pun mengungkapkan bahwa film “Noktah Merah Perkawinan” mengandung banyak adegan intens. Namun, adegan tersebut selalu dilatih sebelum proses pengambilan gambar agar terasa lebih natural dan tulus.

“Banyak adegan yang sebenarnya cukup intens di film ini. Pastinya kita sebelum take kita latihan dulu karena takut kalau emosinya berulang itu antara bakal otomatis keluarnya atau kerasa nggak tulus. Jadi biasanya kita latihan,” ujar Sabrina.

Tak hanya melatih adegan, Marsha Timothy dan Sheila Dara juga sempat mengikuti kursus keramik untuk mendalami karakter mereka masing-masing. Marsha mengungkapkan bahwa mereka sempat mengambil kelas keramik selama 2 minggu.

“Proses untuk keramik itu memang kita belajar. Nggak cuma saya tapi Sheila juga belajar karena memang di situ kan dia jadi muridnya Ambar. Cukup singkat. Nggak terlalu lama kita les. Kayak dua minggu itu dipadatin untuk paling nggak, nggak kelihatan aneh dan kaku ketika megang keramiknya,” kata Marsha.

“Noktah Merah Perkawinan” menceritakan tentang rumah tangga Ambar (Marsha Timothy) dan Gilang (Oka Antara) yang nyaris bercerai karena permasalahan yang mereka hadapi. Situasi pun semakin runyam dengan hadirnya sosok Yuli (Sheila Dara) yang hadir di tengah rumah tangga Ambar dan Gilang. Film ini dijadwalkan akan tayang pada 15 September mendatang.

Baca juga: Oka Antara ungkap karakternya di film “Noktah Merah Perkawinan”

Baca juga: “Noktah Merah Perkawinan” tayang di bioskop 15 September

Baca juga: Marsha Timothy “deg-degan” perankan Ambar di “Noktah Merah Perkawinan”

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022