Film  

Mitos Rabu Wekasan di balik film horor “Inang”

kalau kita lahir di hari yang sial itu, maka selamatan seperti apa yang harus kita lakukan?

Jakarta (ANTARA) – Sutradara Fajar Nugros menjelaskan alasannya mengangkat mitos Rabu Wekasan di film “Inang” karena pengaruh pengalaman masa kecilnya saat tinggal di Yogyakarta.

“Soal mitos Rabu Wekasan itu ini latar belakangnya karena dulu saya kecil di Jogja. Dan Jogja sangat lekat dengan beberapa waktu sekali selalu ada selametan supaya kita selamat. Melakukan ritual-ritual tertentu. Itu untuk kita yang tidak lahir di hari sial,” jelas Fajar saat dijumpai di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (14/9).

“Namun suatu hari saya berpikir, kalau kita lahir di hari yang sial itu, maka selamatan seperti apa yang harus kita lakukan? Dan saya pikir yang paling ditakuti sama orang tua saya dan orang di sekitar saya adalah Rebo Wekasan yaitu Rabu terakhir di bulan Safar,” sambungnya.

Di sisi lain, Susanti Dewi selaku Head of IDN Pictures & Produser film “Inang” mengatakan bahwa tidak ada alasan khusus baginya untuk mengangkat mitos Rabu Wekasan ini.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya memang terbuka untuk mengangkat cerita apapun yang berbasis dari Indonesia. Dengan demikian, cerita yang disuguhkan pun akan terasa relate bagi masyarakat di Indonesia.

“Kita sangat terbuka untuk mengangkat cerita apapun yang berbasis cerita rakyat Indonesia. Karena kita percaya cerita-cerita itu hidup bersama kita setiap hari. Dan membuat film itu salah satu medium kita bisa bercerita bisa sharing,” jelas Susanti.

“Jadi rasanya kalau kita bisa menemukan tradisi-tradisi atau mitos lain yang berbasis dari area lain di Indonesia kenapa tidak? Sangat mungkin kita bikin juga cerita lain di IDN Pictures,” pungkasnya.

“Inang” merupakan film yang menawarkan pelajaran seputar kehamilan perempuan dan kaitannya dengan kepercayaan serta tradisi Jawa. Cerita film ini berpusat pada tokoh Wulan (Naysila Mirdad) yang merupakan seorang karyawan supermarket biasa.

Namun, konflik bermula saat Wulan mengetahui bahwa dirinya hamil di luar rencana. Oleh karena itu, akhirnnya dia bertemu dengan keluarga Santoso yang bersedia mengadopsi bayinya kelak. Akan tetapi, keanehan demi keanehan pun muncul saat dia tinggal bersama keluarga tersebut.

Film “Inang” dijadwalkan akan tayang di seluruh bioskop di Indonesia pada 13 Oktober 2022. Film ini juga akan dibintangi oleh Lydia Kandou, Dimas Anggara, Rukman Rosadi, Rania Putrisari, Totos Rasiti, Pritt Timothy, Emil Kusumo dan masih banyak lagi.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022