Film  

Julie Taymor pimpin dewan juri Festival Film Tokyo 2022

Jakarta (ANTARA) – Sutradara teater dan penulis AS Julie Taymor dipilih menjadi ketua dewan juri Kompetisi Internasional Festival Film Tokyo ke-35.

Taymor dikenal lewat karya-karya seperti pentas musikal “The Lion King” yang terus dipentaskan selama 25 tahun di lebih dari 100 kota di 20 negara, juga film seperti “Titus” (1999), “Frida” (2002), “Across the Universe” (2007) dan “The Glorias” (2020).

“Sebuah kehormatan datang ke Jepang dan mengetuai Juri Kompetisi Internasional untuk TIFF ke-35,” kata Julie Taymor, dalam siaran resmi TIFF, Jumat.

Baca juga: Juri kompetisi Festival Film Tokyo ogah baca sinopsis sebelum pemutaran

Baca juga: Agni Pratistha dan Oka Antara tampil di omnibus “Asian Three-Fold Mirror”

Julie Taymor adalah perempuan kedua yang menjadi ketua dewan juri berturut-turut setelah aktris Isabelle Huppert tahun lalu. Dia bersama anggota dewan juri, yang belum diumumkan namanya, akan menilai 15 film terpilih dari penjuru dunia yang berkompetisi.

Julie Taymor pernah belajar teater boneka tradisional Ningyo Joruri di Jepang yang kemudian diaplikasikan ke dalam karya-karyanya. Ketua Festival Film Tokyo Ando Hiroyasu mengatakan itu membuat Taymor memiliki hubungan yang erat dengan Negeri Sakura.

Julie Taymor juga pernah mengeksplorasi seni ke Jawa dan Bali bersama para seniman Indonesia pada akhir 70-an.

“Dia juga merupakan penggemar Kurosawa Akira dan jadi orang yang tepat sebagai ketua juri tahun ini, di saat kami menghadirkan lagi Kurosawa Akira Award,” kata Ando Hiroyasu.

Kurosawa Akira Award tahun ini kembali untuk diberikan kepada pembuat film yang memberikan kontribusi luar biasa ke dunia sinema dan diperkirakan akan membantu memperkuat masa depan industri film. Sebelumnya, penghargaan ini telah diterima oleh sutradara ternama seperti Steven Spielberg, Yamada Yoji dan Hou Hsiao-Hsien. Selain itu, TIFF tahun ini juga akan menayangkan film-film klasik yang dicintai oleh Kurosawa Akira dalam “Kurosawa Akira’s Favorite Films” seperti “Fitzcarraldo” (1982, Werner Herzog) dan The Spirit of the Beehive” (1973, Víctor Erice).

Tahun ini, Festival Film Tokyo juga akan menampilkan tribut untuk sutradara Tsai Ming-liang asal Malaysia yang bermukim di Taiwan. Dalam “Tsai Ming-liang 30th Anniversary Tribute”, film-filmnya seperti Rebels of the Neon God” dan “Goodbye Dragon Inn”.

Selain itu, film-film dari mendiang sutradara Aoyama Shinji yang wafat pada Maret tahun ini juga akan ditayangkan, begitu pula film animasi baru “Drifting Home” dari Ishida Hiroyasu, “The Tunnel to Summer, the Exit of Goodbyes” dari Taguchi Tomohisa serta “Break of Dawn” dari Kurokawa Tomoyuki.

Baca juga: ISI Denpasar datangkan sutradara Julie Taymor beri kuliah umum

Baca juga: Film Kazunari Ninomiya “Arashi” buka Festival Film Tokyo ke-35

Baca juga: Festival Film Tokyo tambah venue antisipasi peningkatan pengunjung

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022