Film  

“Balada si Roy” jadi film pembuka Jakarta Film Week 2022

Selain itu juga ada pesan-pesan universal soal cinta keluarga..

Jakarta (ANTARA) – Film “Barada si Roy” produksi IDN Pictures dan disutradarai oleh Fajar Nugros terpilih menjadi film pembuka Jakarta Film Week (Jakarta Film Week) 2022 yang akan digelar pada 13-16 Oktober mendatang.

Festival Director JFW 2022 Rina Damayanti mengatakan, “Balada si Roy” terpilih menjadi film pembuka sebab pihaknya melihat film tersebut memiliki pesan yang sangat penting dan relevan dengan situasi saat ini dan harus disampaikan kepada masyarakat luas.

“Antara lain pesan tentang perjuangan, pengorbanan, dan integritas melalui karakter si Roy yang ada di film tersebut. Selain itu juga ada pesan-pesan universal soal cinta keluarga, persahabatan, yang mana relevan dengan audiens atau anak muda yang ingin kita ajak terlibat di festival ini,” ujar Rina melalui konferensi pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Jakarta Film Week 2022 hadirkan program “Producer’s Lab”

Selain itu, Rina menambahkan, pihaknya juga melihat sosok Fajar Nugros yang berperan sebagai sutradara film tersebut. Menurutnya, Fajar merupakan sutradara yang sangat mencintai film sejak usia remaja. Hal itu dibuktikan dengan ketekunan Fajar dalam belajar tentang perfilman hingga menulis ratusan film pendek di awal-awal karirnya.

“Hingga dia akhirnya dapat beasiswa, kemudian hampir tidak pernah berhenti produktivitasnya dalam membuat film. Jadi sosok Fajar Nugros ini kami harapkan bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda yang tertarik di dunia film untuk tekun, untuk terus berproduksi,” imbuh Rina.

Di samping itu, Rina menilai “Balada si Roy” juga merupakan film yang berhasil mengatasi tantangan pandemi COVID-19. Pasalnya, film tersebut diproduksi di awal-awal pandemi yang membuat seluruh tim harus terus melakukan PCR hingga karantina.

“Mereka bisa mengatasi tantangan dan hambatan itu sampai akhirnya bisa dipersembahkan ke publik di bulan November dan akan dihadirkan di Jakarta Film Week,” kata Rina.

Produser film “Balada si Roy” Susanti Dewi mengaku bangga dan senang karena film tersebut dapat menjadi pembuka dan turut berkompetisi di JFW 2022. Pasalnya, pemutaran di JFW 2022 juga sekaligus menandai momen world premiere film tersebut.

Baca juga: Jakarta Film Fund 2022 umumkan tiga pemenang ide cerita

“‘Balada si Roy’ adalah intellectual property (IP) yang tak lekang zaman. Kami dari IDN Pictures sangat bangga dan senang bisa membawa film ini sebagai pembuka dan turut berkompetisi di Jakarta Film Week. Pemutaran ini jadi lebih spesial karena world premiere, di mana lebih dulu dari pemutaran reguler di bioskop. Dengan berpartisipasi, semoga dapat menjadi tontonan yang menghibur bagi penonton di Jakarta Film Week,” ujar Susanti.

Sebagai informasi, jumlah pendaftar film di JFW 2022 mencapai 461 film yang berasal dari 28 negara. Selain “Balada si Roy”, film panjang lainnya yang akan berkompetisi di JFW 2022 di antaranya “Arnold is a Model Student” dari Filipina, “Huesera” dari Peru, serta “Mencuri Raden Saleh” dan “Nana (Before Now & Then)” dari Indonesia.

JFW 2022 akan diselenggarakan secara luring di tiga lokasi yaitu CGV Grand Indonesia dan Kineforum Taman Ismail Marzuki untuk program pemutaran film dan non pemutaran film, dan Ashley Hotel untuk Program Producer’s Lab. Sementara penyelenggaraan secara daring akan tayang secara eksklusif di Vidio.com.

Baca juga: JFW 2021 bukti Jakarta dukung bangkitnya ekosistem film Indonesia

Baca juga: Jakarta Film Week hadir kembali, digelar Oktober

Baca juga: “Death Knot” ramaikan Jakarta Film Week

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022