Drakor  

N. Flying ungkap kegelisahan pemuda yang jatuh cinta lewat “Dearest”

Jakarta (ANTARA) – Band rap-rock asal Korea Selatan N. Flying mengungkapkan kegelisahan anak muda yang jatuh cinta melalui album kedelapan mereka yang berjudul “Dearest”.

Rilisan ini menjadi yang pertama sejak lebih dari setahun sejak album penuh versi kemas ulang pertama mereka yakni “Turbulence” diluncukan.

“Kami senang dapat memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertemu penggemar kami secara langsung dan menikmati musik bersama melalui lebih banyak acara dan festival musik,” kata Hwe-seung seperti disiarkan The Korea Herald, Senin (17/10).

Dia mengaku senang bisa kembali untuk pertama kalinya setelah sekian lama.

Lagu utama album kali ini yakni “I Like You” yang menyoroti hati anak muda yang bersemangat namun cemas karena baru saja jatuh cinta. Alih-alih mengucapkan kata-kata romantis, liriknya justru mengisahkan emosi tak terkendali lelaki dalam menghadapi perasaan cinta yang asing.

Lagu itu dimulai dengan kata dengan arti “aku dalam masalah”, frasa yang sering digunakan kala seseorang mengambil langkah kecil dalam hubungan.

“Ini adalah lagu lamaran N. Flying. Lagu itu menyampaikan pesan ‘Aku dalam masalah besar karena menyukaimu.’ Kami ingin menunjukkan pesan itu,” ujar pemimpin band Seung-hyub yang juga menulis lagu tersebut.

Seung-hyub menggandeng J. DON sebagai produser dan dia berkontribusi pada semua lagu di album “Dearest.”

“Ketika kami melihat kembali masa muda kami, ada kesegaran dan keindahan di dalamnya, tetapi karena semuanya baru, kami juga naif dan tidak bijaksana. Kami ingin mewujudkan semua aspek ini dengan gaya kami sendiri,” kata Cha Hun.

Album “Dearest” berisi lagu seperti “The Night,” “Firefly, “One (1),” “Monster” dan “Shooting Star” yang diproduksi oleh semua anggota.

Tentang nama album, “Dearest,” Jae-hyun berkata, “Kami mendapat ide dari kata ‘sayang’ yang kami gunakan untuk memulai sebuah surat. Album ini menceritakan kisah hati untuk seseorang yang kami sayangi.”

N. Flying memulai debutnya pada Mei 2015 melalui mini album “Awesome” sebagai band K-pop instrumental. Mereka menjelajahi berbagai genre, dari rock alternatif hingga dance, pop, ballad, dan hip-hop dalam kancah K-pop yang dipenuhi dengan musik dance dan hip-hop.

Memasuki delapan tahun dalam karirnya, mereka mengatakan masih memiliki banyak ruang untuk tumbuh dan berkembang.

“Kami bukan band yang sempurna sejak awal, dan aku pikir kami hanya bisa tumbuh lebih di masa depan. Aku tidak menyadari delapan tahun telah berlalu. Aku masih merasa seperti seorang rookie (pendatang baru),” kata Seung-hyub.

Berbicara tentang bagaimana mereka berkembang sejauh ini sebagai sebuah grup, Jae-hyun berkata, “Tampil di festival dan mengadakan pertunjukan langsung di Korea dan luar negeri, aku menyadari kami berusaha keras karena kami ingin melihat setiap penggemar kami tersenyum,”.

Sementara itu, Hun dan Jae-hyun yang akan berusia 29 tahun pada tahun depan, akan segera mendaftar wajib militer. Semua pria Korea Selatan yang berbadan sehat di bawah usia 30 tahun diwajibkan untuk bertugas di militer selama sekitar 18 bulan.

Mengenai rencana wajib militer band, Jae-hyun menuturkan, “Kami bertujuan untuk mendaftar dan kembali dengan sehat ketika saatnya tiba. Anggota lain juga akan mencoba yang terbaik di mana pun mereka berada.”

Dia menambahkan, “Tujuan kami dapat menjadi band sampai kami berusia 80 tahun, dan kami percaya semua akan berusaha keras agar penggemar tidak merasakan ketidakhadiran kami.”

Baca juga: BTS sukses catatkan namanya dalam empat kategori Billboard

Baca juga: Psy luncurkan “gentleman”

Baca juga: Konser BTS di Busan ditonton lebih dari 49 juta orang

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2022