Film  

Keanu Reeves berpotensi kembali jadi John Wick dalam “Ballerina”

Jakarta (ANTARA) – Aktor Keanu Reeves dikabarkan berpotensi kembali memerankan karakter John Wick dalam film spin-off berjudul “Ballerina” yang mendapuk Ana de Armas sebagai pemeran utamanya.

Dilansir dari Variety, Rabu, kehadiran John Wick di “Ballerina” sangat dinanti oleh penggemar-nya namun secara resmi kembalinya Keanu sebagai John Wick belum bisa terkonfirmasi secara resmi.

Pihak Lionsgate yang memproduksi serial tersebut pun enggan berkomentar namun memastikan aktor lainnya dari film “John Wick” yang terkonfirmasi kembali hadir di “Ballerina” ialah Ian McShane sebagai Winston yang merupakan manajer Continental Hotel.

“Ballerina” dijanjikan akan menyuguhkan penampilan Ana de Armas sebagai wanita muda yang menjalani kehidupan sebagai seorang pembunuh.

Langkah itu diambilnya sebagai langkah membalas dendam pada pihak yang membunuh keluarganya.

Untuk detail plot-nya Lionsgate belum mau memberikan bocoran lebih banyak, namun sang produser Basil Iwanyk menegaskan karakter Winston akan memainkan peranan penting.

“Dia telah menjadi bagian integral dari waralaba sejak John Wick yang asli. Sangat menyenangkan ia bisa kembali dalam perjalanan ini di tengah berkembangnya John Wick universe,” ujar Basil.

Saat ini “Ballerina” tengah dalam masa produksi dengan sutradara Len Wiseman dan penulis naskah Shay Hatten.

Selain Basil Iwanyk, Lionsgate juga mendapuk Erica Lee, Chad Stahelski, Brady Fujikawa, dan Chelsea Kujawa sebagai pengawas untuk proyek tersebut.

Sebelum “Ballerina” diputar ke layar lebar,Keanu Reeves dan Ian McShane akan kembali beraksi dalam “John Wick: Chapter 4″ yang direncanakan rilis pada 24 Maret 2023.

Tiga film yang menyuguhkan aksi John Wick sebelumnya terbilang sukses di pasaran dengan meraup pendapatan sebesar 587 juta dolar AS secara global.

Baca juga: Keanu Reeves akan kembali di sekuel “Constantine”

Baca juga: Film-film Keanu Reeves dihapus dari platform streaming China

Baca juga: Keanu Reeves sumbang pendapatan “The Matrix” untuk penelitian kanker

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022