Film  

Empat fakta di balik serial “Zootopia+”

Jakarta (ANTARA) – Setelah enam tahun berlalu sejak filmnya ditayangkan, petualangan para binatang di Zootopia kembali dieksplorasi dalam serial baru Zootopia+ di Disney+ Hotstar. Serial ini terdiri dari enam episode yang durasinya kurang dari 10 menit.

Berikut beberapa fakta menarik di balik serial tersebut, dikutip dari konferensi pers global secara daring pada awal November.

Baca juga: Samsung ubah karakter Zootopia jadi AR emoji

Baca juga: “Zootopia” menggebrak, “The Brothers Grimsby” melempem

Setiap episode unik

Sutradara Josie Trinidad mengatakan ada 10 ide untuk berbagai kisah pendek yang kemudian dikerucutkan menjadi enam episode. Sutradara Trent Correy punya ide untuk membuat setiap episode punya genre berbeda. Ada episode yang penuh aksi sampai komedi romantis.

Eksplorasi cerita lebih dalam

Trent Correy mengatakan ada banyak karakter yang bisa dieksplorasi, itu juga bisa jadi sumber ide untuk menciptakan banyak kisah yang berbeda.

Menurut Josie Trinidad, serial ini membuat penonton ingin kembali bernostalgia dan menonton film aslinya karena episode-episode pendek memberikan perspektif berbeda untuk penonton. Serial ini juga memberikan kedalaman yang lebih untuk sejumlah karakter di film.

Keakraban pengisi suara Stu dan Bonnie

Don Lake dan Bonnie Hunt masing-masing mengisi suara Stu Hopps dan Bonnie Hopps, ayah dan ibu dari Judy, kelinci yang bercita-cita menjadi seorang polisi. Mereka berdua tetap kompak dan akrab karena sudah mengenal satu sama lain sejak dulu.

“Saya beruntung berada di sini dengan Don karena ini seperti permainan ping pong yang hebat dengan Don,” kata Bonnie.

Begitu bekerja bersama lagi, tak butuh waktu lama untuk mengeksplorasi keseruan dari apa yang pernah terjadi dalam film beberapa tahun lalu.

Don menambahkan, sutradara juga memberikan mereka keleluasaan untuk mengeksplorasi karakter dan bersenang-senang dalam bekerja. “Bonnie dan saya hanya bersenang-senang, kan? Kami hanya bermain.”

Produksi dilakukan secara virtual

Produksi serial ini menantang karena dilakukan secara virtual mengingat pandemi COVID-19 masih berlangsung.

Menurut produser Nathan Curtis, bekerja jarak jauh memang menjadi kendala. Bekerja bersama di satu tempat akan terasa lebih mudah, tetapi mereka harus mengakalinya karena harus berjauhan. Kendala lainnya adalah mereka harus bisa menciptakan karya yang tak kalah bagus dari versi film, memenuhi ekspektasi para penggemar “Zootopia” yang menikmati film animasi terbaik Oscar itu.

Baca juga: Mobil mungil Nano EV Zootopia hasil kerja sama Wuling dan Disney

Baca juga: “Sonic the Hedgehog” jadi film pembuka di bioskop China

Baca juga: Kostum Shakira di Super Bowl kini dijual terbatas

 

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2022